Tanaman seledri adalah bagian dari keluarga Apiaceae, yang meliputi wortel, parsnip, peterseli dan seleriak. Daun seledri ternyata tak hanya digemari sebagai bahan masakan saja. Karena ternyata daun seledri memiliki banyak manfaat lain yang terkait dengan kesehatan tubuh.

Manfaat seledri bagi kesehatan masih dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat. Padahal selain sebagai penambah aroma sedap dan rasa segar pada sup, seledri juga memiliki manfaat luar biasa bagi tubuh manusia.

Profil nutrisi seledri sendiri memang tak bisa diragukan lagi. Tanaman ini diketahui mengandung banyak gizi, vitamin dan antioksidan. Batangnya yang renyah membuat sayuran ini menjadi camilan rendah kalori yang populer dan dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan.

Serat dalam seledri juga bermanfaat bagi sistem pencernaan dan kardiovaskular. Terlebih, seledri mengandung antioksidan yang mungkin berperan dalam mencegah penyakit.

Masyarakat Indonesia lebih banyak memanfaatkan daun dan tangkainya sebagai pelengkap masakan. Di wilayah Eropa memanfaatkan tangkai, daun, buah dan umbinya sebagai herbal.

Seperti umbinya yang bisa digunakan sebagai afrodisiaka atau pembangkit gairah seksual. Sebatang seledri juga mengandung sedikit vitamin K, folat, vitamin A, kalium dan vitamin C.

Selain dikonsumsi dalam bentuk sayuran atau jus, daun seledri juga dapat direbus untuk mendapatkan manfaatnya.

Seledri terdiri dari air, tetapi juga menyediakan serat makanan. Satu batang seledri berukuran 4 inci, dengan berat sekitar 4 gram menyediakan sekitar 0,1 gram serat. Selain apigenin dan luteolin, seledri mengandung senyawa tanaman lain yang memiliki sifat antioksidan kuat seperti selinene, limonene, kaempferol dan asam p-kumarat.

Berikut ini adalah daftar manfaat rebusan daun seledri yang perlu anda ketahui:

1. Bantu Turunkan Tekanan Darah

Manfaat rebusan daun seledri yang pertama adalah untuk membantu menurunkan tekanan darah. Seledri kaya akan fitokimia yang dikenal sebagai phthalides.

Senyawa ini diperkirakan dapat merelaksasi jaringan dinding arteri untuk meningkatkan aliran darah yang sehat.

Peningkatan aliran darah ini dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian menunjukkan bahwa seledri mampu menurunkan tekana darah sistolik dan diastolik.

Seledri juga merupakan seumber serat yang baik. Dan hasil menunjukkan bahwa orang dengan asupan serat tinggi dapat memiliki tekanan darah lebih rendah daripada mereka yang menjalani diet rendah serat.

2. Bantu Mencegah Kanker

Manfaat rebusan daun seledri yang kedua adalah untuk membantu mencegah kanker. Seledri kaya akan antioksidan yang membantu menghilangkan radikal bebas pemicu kanker dari sel, Faktanya, ekstrak seledri telah dipelajari untuk dua senyawa antikanker potensial: apigenin dan luteolin.

Apigenin menghancurkan radikal bebas dalam tubuh dan dapat menyebabkan kematian sel kanker.

Sementara luteolin, tanaman flavonoid dalam seledri bertanggung jawab atas potensi efek antikankernya.

Dalam sebuah penelitian hewan, para peneliti menemukan bahwa suplementasi luteolin menurunkan tingkat tumor tikus hampir setengahnya. Dan itu memperlambat perkembangan tumor yang tersisa.

Penelitian lain dari China juga dilaporkan menunjukkan bahwa makan dua batang seledri per minggu dapat mengurangi resiko kanker paru-paru hingga 60%.

Penelitian lain menunjukkan bahwa seledri juga efektif untuk melawan kanker payudara, ovarium, pankreas, hati dan prostat.

3. Kurangi Resiko Penyakit Jantung

Manfaat rebusan daun seledri yang ketiga adalah untuk membantu mengurangi resiko penyakit jantung.

Seledri diketahui dapat melindungi jantung dengan cara meningkatkan boimarker penyakit jantung yang umum.

Sebuah studi tahun 2009 pada hewan menemukan bahwa, ketika diberi ekstrak seledri selama 60 hari, tikus mengalami penurunan lemak darah yang signifikan, termasuk kolesterol total, kolesterol “jahat” LDL dan triliserida.

4. Tingkatkan Kesuburan Pria

Manfaat rebusan daun seledri yang ke empat adalah untuk membantu meningkatkan kadar kesuburan pada pria.

Tinjauan studi tentang seledri dan kesuburan menemukan bahwa seledri dapat memiliki efek perlindungan terhadap zat yang dapat merusak jumlah sperma.

Demikian pula, sebuah studi tentang efek seledri pada kesuburan tikus menemukan bahwa ekstrak daun seledri selama 30 hari berpotensi meningkatkan jumlah sperma.

Ini mungkin karena seledri memiliki efek penghambatan terhadap radikal bebas, yang dapat berdampak buruk pada kesuburan.

Namun, belum ditentukan berapa banyak seledri yang perlu anda makan atau minum untuk melihat manfaat ini.

5. Tingkatkan Kesehatan Usus dan Pencernaan

Manfaat tebusan daun seledri yang kelima adalah untuk membantu meningkatkan kesehatan usus dan pencernaan.

Seledri kaya akan serat tidak larut, yang dapat meningkatkan rasa kenyakng dan membantu menurunkan berat badan, serta membantu meningkatkan keteraturan.

Dengan kata lain, dapat mencegah dan mengobati sembelit serta membantu membersihkan usus anda.

Para meneliti melihat dampak ekstrak seledri pada pengobatan tukak lambung. Dan mereka memeriksa keseluruhan manfaat perlindungan itu pada sistem pencernaan tikus.

Tikus yang diberi ekstrak seledri sebelum mengalami tukak lambung mengalami kerusakan lambung yang jauh lebih sedikit daripada tikus yang tidak diobati sebelumnya.

Para peneliti lantas menyimpulkan bahwa ini bisa terjadi karena sifat antioksidan seledri, kesimpulan yang lantas digaung-gaungkan dalam penelitian lain tentang seledri dan kesehatan.

6. Atasi Peradangan Terkait Penyakit Kronis

Manfaat rebusan daun seledri yang ke enam adalah untuk membantu mengatasi peradangan yang terkait dengan penyakit kronis.

Ekstrak biji seledri telah lama digunakan dan dipelajari sifat anti-inflamasinya pada tubuh.

Berbagai olahan seledri dan ekstrak bijinya telah digunakan untuk mengobati peradanga sepanjang sejarah.

Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji seledri ini sama efektifnya dengan obat-obatan seperti aspirin, ibuprofen dan naproxen dalam mengobati gejala radang sendi. Ekstrak ini juga diketahui memiliki efek mengurangi rasa sakit.

Selain itu, luteolin dalam seledri dapat secara signifikan mengurangi peradangan otak. Hal ini membuat seledri berpotensi untuk menobati penyakit neurodegeneratif seperti mutiple sclerosis dan Alzheimer.

Buncis dan 7 Manfaatnya untuk Kesehatan

Buncis merupakan salah satu sayuran yang paling sering dikonsumsi orang di Indonesia. 

Sayur yang memiliki nama lain green beans ini sering diolah menjadi berbagai macam menu masakan, seperti gulai buncis, oseng-oseng, dan aneka tumisan.

Selain memiliki cita rasa yang segar, buncis juga mengandung beragam manfaat untuk kesehatan.

Namun, tak banyak yang tahu bahwa ada banyak sekali manfaat buncis untuk kesehatan. Lihat Selangkapnya…

Khasiat Timun Bagi Tubuh Anda

Mentimun, ketimun, atau timun sering kali dianggap sebagai sayuran.

Akan tetapi, karena di dalamnya terdapat biji, timun atau Cucumis sativus termasuk ke dalam golongan buah.

Di Indonesia, timun sering digunakan sebagai lalapan, bahan makanan, bahkan minuman. Timun mengandung banyak air.

Karena tingginya kadar air pada timun, ini membuat timun memiliki efek menyejukkan yang baik bagi tubuh.

Ditambah lagi timun memiliki sifat antioksidan yang kuat sehingga bisa menjadi pelindung sel-sel tubuh. Lihat Selangkapnya…

  • Klik disini

Artikel Menarik Lainnya:

Kalau anda suka dengan konten ini, silahkan bagikan kepada teman ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.